BERBAGAI KONSEP RUMAH DENGAN MENGUTAMAKAN KEHIJAUAN

Hunian Hijau dengan Tanaman Merambat
Tanaman rambat bisa memberikan kesan hijau pada hunian (Foto: Google)

MEMBERI unsur hijau di rumah tidak perlu butuh lahan luas, hunian yang berlahan sempit pun bisa dibuat kesan hijau. Caranya dengan mengaplikasikan tanaman merambat. Banyak cara untuk membuat hunian Anda asri dan hijau. Bagi yang memiliki hunian dengan lahan yang luas, bukan hal sulit untuk membuat kesan hijau. Dengan membuat taman nan hijau, misalnya.
Namun bagaimana dengan mereka yang memiliki rumah berlahan imut? Membuat taman yang besar, sepertinya susah direalisasikan. Namun tak perlu cemas, masih ada cara untuk membuat kesan hijau. Tanaman dalam pot atau tanaman gantung mungkin bisa Anda aplikasikan di rumah. Atau bila kedua cara tersebut dirasa kurang maksimal, mungkin Anda bisa mencoba menghijaukan rumah dengan tanaman rambat. Tanaman merambat merupakan tanaman yang memiliki daya pikat tersendiri bagi yang menanamnya. Terbukti, kelompok tanaman ini dalam perkembangannya berbeda dan unik dibanding dengan jenis pohon atau tanaman sering ada di taman rumah Anda.

Menurut arsitek lanskap Nizar Nasrullah, tanaman merambat tipe memanjat adalah tanaman yang paling efisien untuk pemanfaatan ruang. Tak ayal, tanaman merambat bisa dijadikan focal point pada bangunan rumah yang lahannya minim. Hanya yang perlu diperhatikan adalah estetikanya. Jangan karena ingin membuat rumah lebih sejuk dan hijau, penghuni mengaplikasikannya secara asal. Begitu pun yang penting diperhatikan adalah jenis tanamannya. Sebab, setiap tanaman memiliki karakter dan keunikan berbeda-beda, seperti warna, alat panjatnya, dan bunganya. Dinding yang ingin dihijaukan bisa menggunakan tanaman panjat, tipe dolar-dolaran dan sirih gading.

Sebelum mengaplikasikan pada hunian, tahapan yang harus Anda lakukan yaitu memilih satu area dinding yang akan dijadikan focal point atau unsur hijau rumah. Selain itu, bentuk rangkanya pun bisa dipilih atau yang sudah dimodifikasi menjadi bentuk-bentuk yang unik .

Cakupan lainnya tentu berkaitan dengan cahaya. Sebab, tanaman merambat ada yang karakternya tidak membutuhkan sinar matahari langsung ada juga yang membutuhkan sinar matahari secara penuh. Tergantung tipe tanaman yang akan dipilih.

Sebab itu, Nizar menyarankan sebaiknya penghuni harus menganalisis tanaman merambat dengan baik lingkungannya. Jika ingin mengaplikasikan pada sisi rumah yang terbuka dan terkena matahari langsung, maka gunakanlah tipe tanaman yang cocok dengan sinar matahari langsung. Sementara bagian ruang yang ternaungi oleh atap atau pagar, bisa pilih tanaman yang toleran.

“Pengaplikasian jenis tanaman jangan sampai tertukar karena akan mengakibatkan pertumbuhannya jadi jelek dan terbakar. Seperti, warna daunnya yang tidak muncul dan ujung-ujung daunnya jadi cokelat dan terbakar,” ujar dia.

Begitu pun dalam pemilihan warna, menurut Nizar, tanaman merambat memiliki ragam jenis warna, jadi tidak selalu hijau, tapi ada warna merah, kuning bahkan oranye. Pemilihan warna tepat sangat diperlukan agar tercipta keseimbangan antara elemen yang satu dan elemen yang lain. Sebab, salah sedikit saja bisa merusak estetika bangunan rumah.

Biasanya juga bergantung pada efek apa yang ingin ditampilkan dari si pengguna. Entah ingin menggunakan warna kontras dari bunga atau bermain dari gradasi warna hijau daunnya saja. Alternatif lain, Anda bisa padu-padan dengan bunga artifisial, tapi dalam komposisi yang tepat.

Hal lain yang tak kalah pentingnya adalah perawatan. Tanpa perawatan yang rutin, tanaman akan merambat tak teratur. Alih-alih memperindah rumah, tanaman merambat malah akan membuat rumah tampak terawat. Selain itu, Anda juga sebaiknya rajin menyiangi daun atau ranting yang kering.

Sejatinya, hunian berkonsep alam akan tampak lebih serasi dan selaras jika material yang digunakan menggunakan material alam juga. Kalaupun ingin menggunakan material berbeda sebaiknya perhatikan pemilihan warnanya saja, seperti pengadopsian warna-warna alam.
(Koran SI/Koran SI/tty)

 

 

 

 

 

 

 

 

Hidup Tenang Nuansa Alam

 

Foto: Corbis

BANYAK alasan mengapa golongan masyarakat kelas menengah atas memilih tinggal di kawasan elite yang memiliki konsep hijau. Salah satunya lingkungan eksklusif dengan suasana alami.

Belakangan semakin banyak pengembang memasarkan konsep hunian hijau. Tak hanya di Jakarta, kini di daerah pun semakin banyak perumahan-perumahan dengan konsep hunian hijau. Sebut saja The Green Wood Golf di Kota Araya, Malang, Jawa Timur. Sentuhan alam dicoba kembali disisipkan ke dalam aspek hunian. The Green Wood Golf mengentalkan karakter cluster-nya dengan alam. Usaha untuk menghijaukan hunian menjadi perhatian utama dalam pengembangan The Green Wood Golf. Mulai gate yang diapit padang golf, taman di setiap sudut, serta view ke arah padang golf lengkap dengan latar hutan dan pegunungannya.

Tampaknya, hunian hijau ini diserap baik oleh pasar, lebih dari 50 persen produk yang ditawarkan telah terjual sejak soft launching pada 2 September 2007 lalu. Pemanfaatan dan pengembangan lahan yang menganut komposisi 50:50 antara built up area dan non built up area. Kawasan terbagi menjadi fungsi perumahan dan fungsi fasilitas yang tersebar dalam 8 cluster dan fasilitas pendukungnya.

Di Jabodetabek sendiri, banyak perumahan yang mengusung konsep hijau. Misalnya Foresta dan The Green yang di BSDCity, Puri Botanical Residence yang dikembangkan PT Copylas Indonesia di kawasan Joglo Jakarta Barat, juga d’Bintaro Greenland di kawasan Bintaro yang dikembangkan oleh PT Samamanta Sejahtera dan Alam Sutera yang dikembangkan PT Alam Sutera Realty.

Menurut Ketua Badan Penelitian dan Pengembangan DPP Real Estate Indonesia (REI) Pingki Elka Pangestu, perumahan mewah dengan perkarangan yang luas merupakan solusi ideal karena bisa memenuhi peraturan kepadatan rendah sekaligus melestarikan ruang terbuka hijau (RTH).

Biasanya, perumahan seperti itu terletak di pinggiran kota. Tempat pemukiman-pemukiman terpadu yang didukung sarana-prasarana yang lengkap termasuk RTH yang luas. “Pada cerukan pasar atas, penghijauan lingkungan cukup luas juga merupakan syarat mutlak. Bahkan terkadang seringkali termasuk danau, lapangan golf maupun hutan kota,” jelasnya.

Kecenderungan untuk lebih memperhatikan kehijauan lingkungan adalah bagian yang sering dijadikan daya tarik pasar ataupun dapat meningkatkan harga jual sebuah property. Selain itu, perkarangan yang luas juga merupakan amenitas yang sering dicari karena meningkatkan keamanan maupun tingkat privacy.

Dia menambahkan, perumahan yang dikelilingi pohon-pohon juga jauh lebih nyaman dan sehat bagi para penghuni dan seringkali menjadi idaman bagi para orang yang cukup berada. “Status sosial bagi golongan atas juga merupakan faktor memilih lokasi seperti Bukit Golf di Pondok Indah, Family Estate di Surabaya, ataupun tepi danau di Alam Sutera,” terangnya.

Apalagi, gaya hidup yang dicerminkan pada rumah-rumah orang-orang kaya juga membutuhkan perkarangan yang luas seperti untuk kolam renang, practise-green, dan garasi mobil yang luas.

Arsitek konsep hijau dari Kalayman Architect Doddi H Subagya mengatakan, perumahan dengan konsep hijau harus memiliki berbagai persyaratan di antaranya, harus mampu mengurangi penggunaan energi, seperti AC dan lampu. Dulu arsitektur seperti itu biasa dipergunakan masyarakat dalam membangun rumah tradisional.

Dia menjelaskan, setidaknya ada beberapa pendekatan untuk mendekatkan diri pada konsep arsitektur hijau. Pertama adalah perencanaan tapak. Maksudnya, saat merencanakan membangun perumahan, masyarakat harus menyadari pentingnya izin mendirikan bangunan (IMB) yang merupakan instrumen penting dalam mengatur lingkungan.

Pendekatan lainnya adalah pendingin pasif, rumah dengan desain tradisional Indonesia memiliki pengondisian udara yang paling baik. Rumah desain seperti itu akan menciptakan aliran udara yang baik di dalam rumah sehingga udara selalu segar. Selain itu, rumah dengan konsep arsitektur hijau sebaiknya memiliki sistem pengelolaan limbah sendiri.

Dia mengaku, untuk melaksanakan konsep arsitektur hijau masih sulit direalisasikan. Sebab, banyak hal yang harus dilakukan pengembang, arsitek, maupun pemerintah. Bila satu dari konsep arsitektur hijau itu dilaksanakan, Doddi berkeyakinan hal itu akan membawa dampak yang sangat baik untuk mengurangi efek pemanasan global.

Saat ini, konsep arsitektur hijau cukup digandrungi masyarakat, khususnya kelas menengah atas. Melihat tren seperti itu, banyak pengembang yang kemudian membangun kawasan perumahan dengan mempergunakan konsep seperti itu. “Meskipun pada kenyataannya konsep hijau yang mereka buat baru sebatas pada banyaknya pohon yang ditanam,” sebutnya.

Maraknya pembangunan hunian dengan konsep hijau mendapatkan tanggapan positif dari Menteri Negara Lingkungan Hidup Rachmat Witoelar.

(sindo//tty)

 

 

 

 

 

 

SolusiProperti.com, Arsitek Propeller Z telah melakukan renovasi barnhouse yang kini berusia 200 tahun di Fahndorf, Austria. Sebuah renovasi hijau yang mempertahankan pesona sekaligus menciptakan ruang dimana penghuni nyaman bisa hidup dengan menggunakan bahan lokal dan daur ulang dan membuatnya bahkan terlihat lebih ringan.

Rumah ini dirancang untuk kehidupan modern daerah yang berdekatan dengan barnhouse untuk sisi bagian sebelah kiri rumah. Ini merupakan barnhouse asli yang merupakan struktur berbentuk U dengan ruang untuk ternak di satu sisi dan tempat tinggal di sisi lain, dipisahkan oleh sebuah halaman dan jalan setapak.

 

 

 

Salah satu struktur dibuat di sisi bukit, hanya menyisakan atap memuncak yang dapat menunjukkan padang rumput. Satu set tangga luar ruangan mengarah dari halaman gudang sampai dengan tambahan baru, yang dibangun dari baja, kaca, beton, dan kayu lokal.

 

 

 

Penambahan baru ini terisolasi dengan koran daur ulang, dan fasad Utara berkulit dengan kayu ditumpuk dalam anggukan terhadap kayu bakar ditumpuk digunakan untuk pemanasan, ditambah lagi menambah lapisan lain untuk isolasi dan perlindungan.

 

 

 

Ahli dalam bidang landscape (seni pertamanan) dan gardening (berkebun), dalam hal ini arsitektur lansekap / arsitektur taman banyak membantu terciptanya konsep taman yang indah dan asri di lingkungan rumah, hotel, real estate, villa, kantor, bahkan shopping centre ataupun area / bangunan lain.

Salah satu cara untuk memerangi pemanasan global adalah  dengan membuat / menciptakan lingkungan hijau di sekitar tempat tinggal ataupun kantor anda. Keterbatasan lahan di rumah atau gedung tidaklah menjadi halangan untuk menciptakan lingkungan hijau. Anda dapat memakai pot untuk menanam, ataupun menghijaukan atap rumah. Sebagian lantai atap yang tidak terpakai dapat dijadikan taman. Kehadiran taman atap atau roof garden memberikan banyak keuntungan al: menyajikan pemandangan berbeda dari taman konvensional, menambah keteduhan, dan menyegarkan udara sekitar karena menyerap gas-gas beracun. Untuk membuat taman atap perlu diperhatikan hal-hal seperti: Sinar matahari, suhu, kecepatan angin, curah hujan, kemiringan bangunan, dan tingkat keamanan.

Mengapa anda perlu jasa seorang arsitektur atau jasa ahli taman?

Arsitektur taman akan membantu anda dalam beberapa hal:

  • Menciptakan konsep taman indah yang dapat menghilangkan stress dan menyejukkan suasana hati
  • Menciptakan konsep taman indah yang menaikkan nilai estetika
  • Menciptakan desain taman rumah yang menaikkan nilai rumah atau property anda
  • Memungkinkan anda untuk menikmati keindahan taman di rumah anda setiap hari
  • Memungkinkan anda untuk mengekspresikan kepribadian anda melalui taman indah di rumah anda
  • Memungkinkan anda mempunyai taman paling indah di lingkungan tempat tinggal anda
  • Memungkinkan anda dapat berbagi keindahan taman yang anda miliki kepada saudara atau teman anda
  • Memberikan gambaran detail dan pilihan desain taman indah yang mungkin belum pernah anda bayangkan sebelumnya
  • Memberikan saran desain taman indah yang sesuai dengan budget anda

Berbagai bentuk desain taman indah, dan jenis tanaman hias, bunga taman, pohon, ataupun rumput yang dipilih tentu disesuaikan dengan kondisi lingkungan sekitarnya, keadaan tanah, ukuran tanah yang diperuntukkan untuk taman, ataupun selera dari pemilik taman rumah. Semuanya ini akan sangat menunjang penampilan keindahan rumah, bangunan atau lingkungan di sekitarnya dan akan memberikan suasana yang asri dan menyenangkan.

Berbagai konsep desain taman indah dapat dipilih seperti konsep taman bali, taman alam, taman minimalis, taman dalam rumah, taman batu, taman kolam ikan, taman air mancur, dll.

 

Penempatan konsep taman gaya Bali di depan rumah dengan tambahan feature air memberikan kesan natural, sejuk, dan menarik dari segi view dan suara yang ditimbulkan oleh pancuran air.

Untuk melengkapi taman agar lebih indah dan asri dapat dipilih kombinasi dengan kolam air buatan, kolam dengan air terjun, atau kolam air mancur yang dilengkapi dengan batu alam, relief ataupun tebing. Kolam dapat dipilih apakah berupa kolam ikan atau kolam tanpa ikan.

 

 

Feature air ini tidak harus berbentuk kolam, tetapi dapat diletakkan dalam pot  dan dibuat model air mancur ataupun air terjun. Kombinasi kolam atau feature air pada berbagai desain taman  rumah  atau taman kantor yang indah dan asri akan menciptakan suasana tenang dan rilex. Menentukan jenis feature air tergantung pada beberapa hal dan seharusnya direncanakan secara baik sebelum memulai suatu project.

Sebagai tambahan untuk menambah keindahan design taman rumah dapat dipilih berbagai furniture taman / outdoor furniture misalkan sofa / kursi dan meja, dining set, bar set, accessories furniture seperti lampu taman, ayunan, dll yang tahan cuaca dan berdesain menarik.

Home landscaping dimaksudkan untuk mengatur atau memodifikasi penampilan tanah di sekitar rumah untuk memperbaiki segi estetika/keindahan dan/atau penggunaan praktis dari property. Contoh perbaikan praktis yang mungkin dilakukan adalah perbaikan drainase, atau  menebang pohon besar di depan rumah yang menghalangi pandangan. Kalaupun tidak ada hal-hal yang perlu anda perbaiki, mungkin yang perlu anda lakukan hanyalah meningkatkan nilai estetika atau mempercantik penampilan property anda dengan konsep taman indah.

 

 

About abaslessy

nandas
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s